Tips memilih jurusan atau program studi bagi siswa SMA, SMK, MA seluruh Indonesia yang akan mengikuti Seleski Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melalui jalur undangan dan Bidik Misi tahun 2012 ini tak lebih dari sekedar berbagi pengalaman agar tak keliru dan tersesat di jalan yang terang
.
Melalui situs resminya di snmptn.ac.id, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyampaikan seluruh hal terkait seleksi penerimaan mahasiswa untuk Perguruan Tinggi Negeri. Dalam situs resminya, SNMPTN tahun 2012 membuka peluang penerimaan mahasiswa melalui dua jalur, (1) Jalur Ujian Tulis dan (2) Jalur Undangan.
Pada tahun 2012 ini, ada perubahan yang menggembirakan bagi calon mahasiswa yang akan mengikuti seleksi melalui jalur undangan, terkait dengan jumlah pilihan yang diijinkan oleh Panitia SNMPTN. Bila tahun lalu maksimal pilihannya 2 program studi/jurusan di 2 perguruan tinggi negeri, maka pada tahun 2012 ini, calon mahasiswa diijinkan memilih 4 jurusan/program studi pada 2 perguruan tinggi negeri.
Tentu perubahan jumlah maksimal pilihan ini membuka peluang lebih besar bagi calon mahasiswa untuk dapat diterima di PTN dengan catatan bahwa selain kemampuan akademik yang menjadi andalan calon mahasiswa, maka penentuan pilihan menjadi penentu keberhasilan calon mahasiswa untuk diterima.
Agar tak salah pilih yang berujung pada kegagalan diterima di perguruan tinggi favorit, maka yang perlu menjadi bahan pertimbangan bagi calon mahasiswa antara lain:
- Perhatikan tingkat persaingan dengan melihat rasio perbandingan antara pagu dengan jumlah pemilih, semakin tinggi rasio perbandingannya, maka semakin tinggi grade program studi/jurusan tersebut;
- Untuk mengurangi resiko gagal, hindari bersaing dengan teman satu kelas dan satu sekolah dengan memilih program studi/jurusan yang berbeda satu sama lain. Jika memang terpaksa bersaing dengan teman satu kelas dan satu sekolah, maka upayakan untuk mengambil pilihan ke-3 dan ke-4 pada program studi/jurusan yang tingkat persaingannya rendah, tapi tentunya juga diminati oleh calon mahasiswa;
- Tentukan urutan pilihan jurusan program studi/jurusan dari yang grade tertinggi ke grade terendah (tidak melihat PTN-nya). Menempatkan pilihan pertama pada program studi dengan grade rendah dan pilihan terakhir pada program studi/jurusan dengan grade tinggi hanya buang-buang peluang/kesempatan. Karena kalau calon mahasiswa sudah ditolak pada pilihan pertama maka secara logis tak akan diterima pada pilihan terakhir yang grade-nya lebih tinggi.
Akan tetapi, semua kembali pada calon mahasiswa yang akan menjalaninya, kalau memang sudah siap dengan resiko yang ada, maka lakukan dan tentukan pilihan yang Anda yakini. Semoga sukses menaungi Anda.
Incoming terms:
tips snmptn undangan, peluang snmptn undangan, tips memilih jurusan snmptn undangan, peluang snmptn undangan 2012, cara memilih jurusan pada snmptn undangan, jumlah calon mahasiswa stip, peluang jalur undangan, pilihan jurusan snmptn undangan, jurusan bidik misi 2012, snmptn undangan 2012







@idris: iya, dris. Semua memang kembali pada minat. Tapi, jangan lupa bahwa konsisten pada minat tanpa dibarengi kemampuan mengukur diri itu juga membawa dampak buruk. Terlebih dg ketidaksiapan pada resiko gagal. Untuk itu perlunya strategi.
mungkin calon mahasiswa bisa bertanya-tanya dulu kepada diri sendiri, “cari aman atau cari tantangan?”
kalau cari tantangan berarti tetap maju meski peluangnya mengjhawatirkan..
kalau cari aman berarti pilih jurusan yang tidak banyak pesaing..
tapi faktor minat harus tetap menjadi pertimbangan pertama..